26 Nopember 2019   Kesehatan

Selain Genetik, Ini Dia Penyebab Kanker Tulang Lainnya

Kanker atau tumor pada tulang merupakan jenis yang paling jarang terjadi. Menurut studi, jumlah penderita kanker ini hanya mencapai 1% dari seluruh kasus kanker yang ada. Tidak heran jika para ilmuwan belum dapat mengetahui penyebab kanker tulang.
 
Sebenarnya, para peneliti terdahulu bukannya tidak memiliki gambaran. Kanker atau tumor tulang sudah diketahui memiliki proses yang sama dengan jenis-jenis lainnya.
 
Pada kasus-kasus kanker, DNA mengalami proses mutasi di mana kecacatan terjadi pada DNA. Inilah yang mengakibatkan onkogen (gen kanker) menjadi aktif dan gen supresor tumor (gen penekan kanker) menjadi tidak berjalan.
 
Beberapa anggapan mengatakan bahwa hal ini disebabkan oleh faktor genetik. Selain penampilan dan fitur-fitur fisik, orang tua kamu diduga juga mewariskan risiko terjadinya kanker tulang. Kondisi ini yang disebut dengan Li-Fraumeni syndrome.
 
Namun begitu, perlu disadari bahwa sebenarnya masih banyak spekulasi lain terhadap penyebab kanker tulang yang lain. Untuk mengetahui perkembangan terkini seputar pemicunya, simak daftarnya di bawah ini!
 

Usia


Faktor ini merupakan salah satu yang paling berpengaruh pada terjadinya kasus kanker tulang. Beberapa penyakit kanker tulang, seperti Osteosarkoma dan Sarkoma Ewing misalnya, sering terjadi dan berkembang pada remaja di bawah 20 tahun.
 
Jenis kanker lain juga menyerang orang yang berusia lebih tua. Chondrosarcoma dan Spindle cell sarcoma lebih berisiko terjadi kepada orang dewasa berusia antara 35 sampai 40 tahun, dan Chordoma menyerang orang dewasa berusia di atas 60 tahun.
 
Jadi, jika kamu berada dalam kategori usia tersebut, tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan dini!
 

Penyakit Tulang Paget


Pada kondisi ini, tulang mengalami hambatan dalam proses daur ulang. Akibatnya, jaringan tulang baru kesulitan menggantikan posisi jaringan tulang yang lama. Dalam jangka panjang, hal ini berimbas langsung pada pelemahan dan kanker tulang.
 

Radiasi


Panas atau radiasi yang dihasilkan oleh benda elektronik mungkin tidak semestinya memicu terjadinya mutasi DNA. Namun begitu, dalam jumlah yang besar seperti pada terapi radiasi atau pemeriksaan radiologi.
 
Jika kamu pernah menjalani salah satu dari keduanya, ada baiknya untuk terus berhati-hati dan segera memeriksakan diri apabila merasakan gejala-gejala kanker tulang.

Baca Juga: 5 Manfaat Olahraga untuk Mencegah Penyakit Kanker Beserta Gerakannya
 

Trauma Fisik


Cedera atau trauma fisik sebenarnya tidak bisa dengan mudah memicu terjadinya kanker. Penelitian mengatakan bahwa trauma fisik hanya akan membuatmu terkena kanker apabila sel kanker sendiri telah ada di tubuhmu.
 
Selain itu, trauma juga dapat melemahkan atau merusak tulang, menjadikan dokter dengan mudah mengidentifikasi kanker atau tumor pada tulang.
 

Riwayat Kanker


Risiko kanker mungkin tidak bisa benar-benar hilang dari tubuh. Seluruh pasien penyakit yang tidak memiliki sel kanker pada tubuhnya pun hanya dinyatakan mengalami remisi.
 
Walau pasien sudah pada keadaan paling sehatnya, risiko kanker masih mungkin untuk datang kembali.
 
Tidak hanya itu, jenis kanker pun tidak dibatasi dengan jenis yang sudah dialami sebelumnya, pasien bisa saja terkena kanker tulang walau sebelumnya menderita jenis kanker yang lain.
 
Oleh karena itu, para dokter yang menangani penyakit ini selalu mewajibkan kontrol secara rutin untuk para pasien.
 
Walau pemicu-pemicu tersebut terdengar sangat mungkin terjadi, kamu sangat dianjurkan untuk tetap tenang dan mengambil langkah yang benar.
 
Dengan pola hidup sehat, medical check-up rutin, serta riset secara lebih jauh, kamu dapat ikut serta mengobati, atau bahkan menjauhkan diri dari penyebab kanker tulang itu sendiri.
 
Untuk menjaga kesehatanmu, AXA Direct selalu siap untuk membantu dan menjadi partner dalam proses pengobatan dan menyambut masa depan yang lebih cerah.
 
Dapatkan diskon 50% untuk perlindungan AXA Cancer & Save ditambah dengan Voucher Metro hingga Rp1 juta, periode ini hanya akan berlangsung hingga 30 November 2019. Jadi, tunggu apalagi?
tags: tips,seo

Inspirasi Terkait
Cara Memilih Sepeda Lipat Sebelum Membelinya
Cara Memilih Sepeda Lipat Sebelum Membelinya
02 Agustus 2020   Lifestyle
Mau beli sepeda lipat? Perhatikan dulu hal-hal berikut ini!
Baca Selengkapnya
Suka Sarapan Bubur Ayam? Ketahui Manfaatnya Di Sini!
Suka Sarapan Bubur Ayam? Ketahui Manfaatnya Di Sini!
02 Agustus 2020   Kesehatan
Kamu penggemar bubur ayam? Ketahui manfaat sarapan bubur ayam di sini!
Baca Selengkapnya
Fakta atau Mitos: Kerokan Bisa Berakibat Fatal
Fakta atau Mitos: Kerokan Bisa Berakibat Fatal
29 Juli 2020   Kesehatan
Siapa yang suka kerokan? Ketahui dulu manfaat dan bahaya kerokan di sini!
Baca Selengkapnya
Mohon tunggu...