31 Agustus 2020   Kesehatan

Penyakit Takikardia: Pengertian, Gejala dan Diagnosisnya

Pengertian Takikardia

Pernahkah kamu mengalami jantung yang berdetak sangat cepat?Biasanya kondisi ini terjadi setelah seseorang berolahraga lumayan berat, pengaruh , atau kondisi medis seperti dan .Selain itu, jantung yang berdetak cepat bisa terjadi saat emosi sedang bergejolak, seperti marah atau panik.
 
Kondisi ini disebut sinus Takikardia. Pada kondisi normal, jantung berdetak dari 60 – 100 kali per menit. Artinya, jika detak jantung seseorang melebihi 100 kali per menit berarti sedang mengalami .
 
Mengutip dari , jantung manusia berdetak karena dipicu sinyal listrik yang diproduksi oleh pacu jantung alami bernama Nodus Sinoatrial yang terletak di serambi kanan jantung. Nah, Takikardia terjadi saat ada gangguan pada sinyal elektrik yang mengatur detak jantung untuk memompa darah.
 
Selain olahraga berat dan kondisi medis, beberapa gangguan lain yang memicu terjadinya Takikardia adalah:
 - Efek samping obat
- Penggunaan obat-obat terlarang
- Kebiasaan merokok
- Mengonsumsi kafein
- Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol
- Serangan panik, marah, atau stres 

Kondisi Takikardia menjadi tidak normal ketika kondisi seseorang dalam keadaan tenang atau istirahat namun jantung berdetak melebihi 100 kali per menit.Kondisi seperti ini baiknya diperiksa ke dokter karena jika tidak ditangani dikhawatirkan memicu komplikasi seperti dan .
 

Gejala Takikardia

Bagaimana kita tahu sedang mengalami Takikardia? Berikut beberapa gejala khas nya:
 - Jantung berdetak cepat
- Pusing
- Sesak napas
- Merasa Lelah
- Tidak sadarkan diri

Diagnosis Takikardia

Jika seseorang ingin memastikan apakah dirinya mengalami Takikardia, maka pergi ke dokter jantung adalah solusi terbaik agar diagnosa dapat ditegakkan. Dokter akan bertanya mengenai riwayat medis penderita, setelah itu akan dilakukan serangkaian tes seperti Elektokardiografi untuk merekam pola aktivitas listrik jantung hingga tes darah.

Mencegah lebih baik dari mengobati. Untuk itu selalu ingat untuk menjaga pola makan, sempatkan olahraga secara rutin, dan istirahat yang cukup. Selain itu, memiliki asuransi penyakit jantung juga penting sebagai bentuk antisipasi risiko jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan.
 
Sumber: Alodokter.com
 
 
Baca Juga: Apa Itu Penyakit Listeriosis?
 

Inspirasi Terkait
Penyakit Listeriosis: Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya
Penyakit Listeriosis: Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya
16 Oktober 2020   Kesehatan
Penyakit Listeriosis disebabkan oleh bakteri Listeria Monocytogenes yang ditemukan di daerah lembab dan dapat bertahan di suhu dingin. Bagaimana bakteri ini dapat menyerang manusia? Berikut penjelasannya.
Baca Selengkapnya
Makanan Ini Bisa Menciptakan Rasa Bahagia. Cobain deh!
Makanan Ini Bisa Menciptakan Rasa Bahagia. Cobain deh!
16 Oktober 2020   Kesehatan
Tahukah kamu, lewat makanan kamu bisa meningkatkan mood dan menciptakan rasa bahagia. Apa saja makanan itu?
Baca Selengkapnya
6 Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Virus Corona
6 Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Virus Corona
15 Oktober 2020   Kesehatan
Selain kesehatan fisik, sangat penting juga bagi kita untuk menjaga kesehatan pikiran dan mental dalam menghadapi perubahan gaya hidup semenjak pandemi ini. Kamu bisa mengikuti caranya di bawah ini.
Baca Selengkapnya
Mohon tunggu...