14 Februari 2019   Kesehatan

Penyakit Jantung: Penyakit Tidak Menular Paling Mematikan

1250     0
Penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) tahun 2012 menunjukkan 17,5 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung. Tak hanya itu, pada tahun 2016, Data The Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) menyebutkan 17,7 juta jiwa atau sekitar 32,26% meninggal dunia karena penyakit jantung. Sedangkan di Indonesia, pada tahun 2016, Penyakit jantung juga telah menyebabkan 36,33% dari total kematian di Indonesia.

Bukan hanya usia tua, ternyata penyakit jantung juga menyerang usia muda yang tidak peduli dengan pola hidup sehat. Data Riskesdas tahun 2013 memaparkan persentase penderita penyakit jantung berdasarkan kelompok usia di Indonesia yaitu 3,2% penderita berusia lebih dari 75 tahun; 3,6% berusia antara 65-74 tahun; 21,1% berusia 55-64 tahun; dan 1,3% dari usia 35-44 tahun.

Penyakit jantung sendiri terdiri dari beberapa jenis gangguan yaitu:
  • Aritmia, gangguan pada irama jantung
  • Penyakit jantung bawaan, kelainan jantung sejak lahir
  • Kardiomiopati, gangguan pada otot jantung
  • Infeksi jantung, infeksi pada jantung akibat bakteri, virus, atau parasit.
  • Penyakit katup jantung, gangguan pada salah satu atau keempat katup jantung.
  • Arteri koroner atau penyakit jantung coroner, penyempitan pembuluh darah jantung.
Penyebab penyakit jantung paling banyak adalah penyakit jantung koroner. Pada kondisi ini, terjadi penumpukan plak di arteri koroner. Arteri koroner bertugas membawa oksigen untuk otot-otot jantung. Ketika arteri tersumbat, oksigen tidak dapat mencapai otot jantung hingga otot jantung berhenti bekerja karena tidak mendapatkan oksigen.
Berikut ini gejala penyakit jantung:
  • Nyeri Dada
  • Berkeringat
  • Napas pendek
  • Tekanan jantung yang cepat atau tidak beraturan
  • Mual
  • Gangguan pencernaan
Risiko terkena penyakit jantung dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti:
  • Merokok
  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi
  • Faktor keturunan
  • Kurang beraktivitas
  • Obesitas
  • Stres berat
Penyakit jantung bisa menyerang siapa saja. Ketika hal itu terjadi, biaya yang harus dikeluarkan pun tidak kecil, hingga ratusan juta rupiah. Oleh karena itu, ada baiknya kita mulai melakukan tindak pencegahan sebelum terlambat. Cara pencegahan yang bisa kamu lakukan antara lain:
  • Olahraga setidaknya 3 kali dalam seminggu.
  • Konsumsi buah dan sayur setiap hari.
  • Rileks agar pikiran tenang dan tubuh merasa santai.
  • Jauhi rokok dan alkohol.
  • Pastikan punya Asuransi Perlindungan Penyakit Jantung.
 
Produk AXA Heart & Save dari AXA Direct adalah pilihan yang tepat untukmu. AXA Heart & Save akan memberikan perlindungan dari risiko penyakit jantung dengan uang pertanggungan hingga Rp250 juta. Kamu juga bisa mendapatkan manfaat uang kembali sebesar 105% selama polis masih aktif. Bukan hanya itu saja, ada cashback 10% dari total biaya yang telah kamu bayar selama satu tahun. Produk AXA Heart & Save tidak akan menguras dompet kamu karena harganya mulai dari Rp2.900 per hari. Jadi, dapatkan sekarang AXA Heart & Save untuk melindungi kamu dari segala risiko penyakit jantung hanya di sini.
 
 
 
 

Inspirasi Terkait
Stunting: Ancaman Utama Bagi Ibu Hamil
Stunting: Ancaman Utama Bagi Ibu Hamil
21 Maret 2019   Kesehatan
Menurut Badan Kesehatan Dunia, Indonesia ada di urutan ke-lima jumlah anak dengan kondisi stunting
Baca Selengkapnya
Antara Kesehatan VS Tuntutan Hidup
Antara Kesehatan VS Tuntutan Hidup
20 Maret 2019   Kesehatan
Masyarakat Indonesia masih banyak yang belum melek soal pengelolaan finansial. Berikut cara mengatur keuanganmu dengan bijak.
Baca Selengkapnya
Kenali Penyakit Kanker Darah yang Menyerang Mantan Ibu Negara RI
Kenali Penyakit Kanker Darah yang Menyerang Mantan Ibu Negara RI
19 Februari 2019   Kesehatan
Kenali penyakit Kanker Darah mulai dari jenis, gejala, dan cara pencegahannya di artikel ini.
Baca Selengkapnya
Berita Terkini

AXA Indonesia

Mohon tunggu...