26 Nopember 2019   Kesehatan

Mama Perlu Tahu! Ini 5 Penyebab Anak Mimisan yang Tak Boleh Dibiarkan

Kebanyakan orang tua pasti terkejut dan panik apabila si Kecil menghampiri dengan hidung yang berdarah karena mimisan. Wajar saja, pasti semua orang akan bertanya-tanya penyebabnya, bahkan apa mimisan itu sendiri.
Mimisan merupakan pendarahan yang berada di bagian dalam hidung. Jika kita perhatikan dengan saksama, kejadiannya seringkali menimpa anak-anak. Ini karena pembuluh darah di hidung anak-anak masih rentan untuk pecah.
 
Baca juga: 5 Makanan yang Dapat Menyebabkan Gejala Asam Lambung Ini Perlu Dihindari
 
Untuk menghindari dan mengantisipasi kejadian seperti itu, sebaiknya kamu perlu mengetahui penyebab mimisan pada anak. Apa saja? Simak penjelasan berikut ini!
 

Kebiasaan Mengorek Hidung


Ketika sedang merasa gatal, orang dewasa akan lebih dapat menahan diri untuk menggaruk hidung. Akan tetapi, hal ini mungkin sulit dilakukan bagi anak kecil atau balita yang masih suka penasaran dengan anatomi tubuhnya sendiri.
 
Kadang-kadang rasa penasaran ini yang justru mendorong mereka untuk mengorek hidung secara dalam dan kasar. Akibatnya, pembuluh darah hidung bagian depan hidung dapat pecah dan menghasilkan pendarahan.
 

Membuang Lendir Secara Kencang


Rupanya, membuang lendir dari hidung juga dapat merusak pembuluh darah bagian luar apabila dilakukan secara kencang. Dengan memaksakan udara keluar dari hidung yang tersumbat, hidung dapat terluka, bahkan infeksi.
 
Apabila si Kecil sedang terkena flu atau pilek, hindari mimisan dengan menghirup dekongestan nasal (nasal inhaler) dan meminum air yang hangat. Bila gejala berlanjut, segera dapatkan penanganan dokter anak untuk mempercepat proses penyembuhannya.
 

Udara Kotor dan Debu


Kondisi udara dapat menyebabkan mimisan bagi si Kecil yang memiliki alergi debu atau sinusitis. Terlebih lagi jika kondisi udara dan cuaca memang sedang buruk dan tidak terduga.
 
Pada cuaca yang tidak mendukung, hidung memproduksi lendir dalam jumlah lebih banyak. Lendir sendiri berfungsi untuk menangkap debu di udara. Namun, jika anak memang memiliki alergi debu atau sinusitis, produksi lendir justru akan di luar batas.
 
Selain itu, alergi dan sinusitis sejatinya juga menyebabkan iritasi. Dicampur dengan produksi lendir, iritasi dapat membuat lapisan dinding hidung anak menjadi radang, yang kemudian menjadi rawan untuk pecah dan mimisan.
 

Cedera


Di saat bermain bola atau kejar-kejaran dengan teman-teman, si Kecil bisa terkena benturan di area hidung dan mimisan.
 
Beberapa orang pasti bingung, ketika tidak ada luka di permukaan luar, darah malah mengalir keluar dari lubang hidung. Mimisan seperti ini sebenarnya disebabkan oleh cedera.
 
Hantaman atau benturan yang mengakibatkan cedera seperti ini dapat membuat pembuluh darah di dalam hidung pecah dan mengakibatkan pendarahan.
 

Kondisi Bawaan


Beberapa kondisi kesehatan bawaan sebenarnya dapat menyebabkan mimisan. Kondisi-kondisi ini meliputi bentuk fisik seperti hidung bengkok dan juga berbagai penyakit dalam.
 
Penyakit-penyakit keturunan, misalnya hemofilia dan von Willebrand disease (vWD), menghambat proses pembekuan darah. Jika si Kecil mengalami kondisi ini, sangat mungkin untuk terjadi pendarahan pada pembuluh darah hidung.
 
Selain itu, rasa lelah dan tekanan mental juga dapat menyebabkan mimisan posterior (pendarahan di pembuluh bagian dalam). Namun, apabila anak tidak memiliki kondisi bawaan yang mengakibatkan sensitifitas akan kedua hal tersebut, segera konsultasikan pada ahlinya.
 
Demikian beberapa penyebab mimisan pada anak yang umum terjadi. Pastikan kamu menghadapi kejadian mimisan dengan perasaan tenang dan lakukan pertolongan pertama.
 
Siapkan tisu atau lap untuk membalut hidung si Kecil dan pastikan ia berada pada posisi menunduk untuk membiarkan darah mengalir keluar dari hidung. Tidak hanya itu, berikan tekanan selama 10 menit hingga darah berhenti mengalir.
 
Jika penyebab pendarahan tidak diketahui dan bersifat fatal, segera bawa anak ke rumah sakit untuk ditangani dan diteliti lebih lanjut oleh  dokter spesialis telinga hidung tenggorokan (THT).
tags: tips,seo

Inspirasi Terkait
Cara Memilih Sepeda Lipat Sebelum Membelinya
Cara Memilih Sepeda Lipat Sebelum Membelinya
02 Agustus 2020   Lifestyle
Mau beli sepeda lipat? Perhatikan dulu hal-hal berikut ini!
Baca Selengkapnya
Suka Sarapan Bubur Ayam? Ketahui Manfaatnya Di Sini!
Suka Sarapan Bubur Ayam? Ketahui Manfaatnya Di Sini!
02 Agustus 2020   Kesehatan
Kamu penggemar bubur ayam? Ketahui manfaat sarapan bubur ayam di sini!
Baca Selengkapnya
Fakta atau Mitos: Kerokan Bisa Berakibat Fatal
Fakta atau Mitos: Kerokan Bisa Berakibat Fatal
29 Juli 2020   Kesehatan
Siapa yang suka kerokan? Ketahui dulu manfaat dan bahaya kerokan di sini!
Baca Selengkapnya
Mohon tunggu...