27 Mei 2019   Finansial

Ketahui Jenis Zakat dan Cara Perhitungannya yang Benar

160     0
Bagi seorang muslim, memiliki beberapa aturan dalam ajaran agama yang wajib dilakukan, terlebih lagi saat bulan puasa. Salah satunya adalah ketaatan dalam membayar zakat. Dalam hukum agama islam, hal ini wajib dilakukan oleh siapa pun yang mampu secara keuangan, dan telah memenuhi batas minimum membayar zakat atau nisab.

Nisab sendiri merupakan suatu batas minimum yang ditetapkan sebagai pedoman dalam menentukan kewajiban mengeluarkan zakat bagi yang merasa mampu. Pada dasarnya zakat sendiri terbagi menjadi dua jenis yang wajib dilakukan oleh umat muslim. Agar kamu tidak bingung harus membayar berapa, berikut ini ada jenis zakat dan perhitungannya.
  1. Jenis Zakat Fitrah
Jenis zakat yang pertama adalah fitrah. Di dalam Islam, pembayaran zakat fitrah wajib dilakukan menjelang Idul Fitri di bulan suci Ramadan. Sesuai ketentuan yang berlaku, besarnya zakat yang dibayarkan setara dengan harga 3,5 liter makanan pokok di tempat yang bersangkutan berupa beras atau gandum.
Setelah mengenali jenis zakat dan perhitungannya yang benar dalam contoh kasus berikut ini wajib untuk kamu ketahui. Menggunakan rumus zakat Fitrah maka, diketahui setiap orang wajib untuk membayar sebesar = 3,5 liter x harga rata-rata beras di pasaran seharga 12.000 per liter. Dapat disimpulkan zakat fitrah yang harus dibayar oleh setiap orang sebesar Rp42.000,-.
  1. Jenis Zakat Maal
Jenis zakat yang selanjutnya yaitu Maal merupakan zakat atas harta yang wajib diberikan oleh umat muslim berdasarkan nisab dan haulnya. Zakat maal ini tidak memiliki batas waktu pembayarannya jadi dapat kamu lakukan sepanjang tahun jika sudah memenuhi syarat yang sudah ditentukan. Zakat maal tela terbagi menjadi beberapa jenis zakat dan perhitungannya masing-masing seperti berikut ini.
  1. Zakat Penghasilan
Setiap orang yang bekerja dan memiliki penghasilan setiap bulannya, ada baiknya mulai mencari tahu berapa jumlah yang harus dibayarkan. Pada dasarnya zakat penghasilan memiliki jangka waktu setahun namun, dapat kamu cicil dengan perhitungan yang berbeda seperti contoh kasus berikut ini.

Jika kamu seorang karyawan disebuah perusahaan swasta  yang memiliki penghasilan Rp10.000.00, mengeluarkan uang untuk memenuhi kebutuhan pokoknya sekitar Rp4.000.000, membayar sekolah seorang anak Rp800.000, biaya untuk mencicil rumah Rp700.000, dan biaya telepon dan listrik Rp500.000. Total keperluan yang dikeluarkan senilai Rp6.000.000.

Maka, penghasilan bersih yang dimiliki Rp10.000.000 – Rp6.000.000 = Rp4.000.000. Tentu saja nilai ini sudah melebihi nisab yang senilai 653 kg beras X Rp5.000 = Rp3.265.000. Sehingga, kamu wajib untuk membayar zakat penghasilan sebesar Rp4.000.000 x 2,5% = Rp100.000.
  1. Zakat Pertanian
Pada zakat pertanian memang dikhususkan bagi para petani atau perusahaan yang bergerak dibidang pertanian. Perhitungan untuk membayar zakat pertanian ini tergantung dari jumlah ternak yang dimiliki.
  1. Zakat Harta Kekayaan
Jenis zakat kekayaan berikut ini berlaku bagi umat muslim yang memiliki harta kekayaan. Serta sudah mencapai batas nisabnya. Rumus yang digunakan pada zakat harta kekayaan ini berupa 2,5% x jumlah harta yang dimiliki selama 1 tahun, sedangkan nisabnya sebesar 85x harga emas per gram.

Harta yang wajib dibayarkan zakatnya berupa emas, perak, simpanan uang, hasil pertanian, binatang ternak, hingga benda usaha atau harta yang kamu temukan.

Itulah jenis zakat dan perhitungannya yang wajib kamu ketahui sebagai umat muslim. Sebenarnya harta yang kita miliki ternyata terdapat hal orang lain di dalamnya. Oleh karena itu, kamu harus sadar untuk mulai berzakat dan menjadikan harta yang dimiliki dapat membawa berkah bagi diri sendiri dan orang lain.
tags: tips,seo

Inspirasi Terkait
Yuk, Lihat Sejarah Hari Pelanggan Nasional di Indonesia Berikut Ini
Yuk, Lihat Sejarah Hari Pelanggan Nasional di Indonesia Berikut Ini
16 September 2019   Lifestyle
Hari pelanggan nasional dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 4 September. Penasaran dengan sejarah dan proses penetapan tanggal 4 September sebagai hari pelanggan nasional? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!
Baca Selengkapnya
Tips dan Trik Menghemat Pengeluaran yang Bisa Kamu Lakukan Agar Tidak Boros
Tips dan Trik Menghemat Pengeluaran yang Bisa Kamu Lakukan Agar Tidak Boros
16 September 2019   Lifestyle
Jika kamu memiliki kebiasaan boros, perlu terapkan cara menghemat pengeluaran berikut ini agar bisa memanfaatkan uang dengan sebaik mungkin.
Baca Selengkapnya
Pertama Kali Cek Kehamilan di Bidan? Sebaiknya Perhatikan 5 Hal Berikut Ini
Pertama Kali Cek Kehamilan di Bidan? Sebaiknya Perhatikan 5 Hal Berikut Ini
16 September 2019   Kesehatan
Saat ingin melakukan cek kehamilan di bidan perlu menyiapkan beberapa hal. Berikut 5 hal yang harus diperhatikan oleh ibu hamil.
Baca Selengkapnya
Mohon tunggu...