12 Agustus 2019   Kesehatan

Ketahui Gejala Kelenjar Getah Bening dan Cara Mengobatinya

376     0
Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh, khususnya sistem limfatik (suatu sistem sirkulasi sekunder yang berperan mengalirkan limfa atau getah bening di dalam tubuh). Di dalam kelenjar getah bening terdapat kandungan antibodi dan sel-sel darah putih. Makanya tak heran jika  bagian ini berfungsi menangkal berbagai macam penyakit dan infeksi.

Kelenjar getah bening pada tubuh manusia ada di beberapa bagian tubuh, termasuk di bagian belakang kepala, bagian bawah rahang, di atas tulang selangka, belakang telinga, dagu, ketiak (di bawah lengan atas), bagian salah satu sisi leher, dan salah satu pangkal paha. Ukurannya berbeda-beda pada masing-masing pengidapnya. Ada pengidap yang memiliki benjolan yang ukurannya sangat kecil seujung jarum tapi ada juga yang sebesar kacang.

Kelenjar ini bisa mengalami pembengkakan pada gumpalan jaringan kecil berbentuk bulat yang ada di seluruh tubuh kamu. Pembengkakan kelenjar getah bening merupakan kondisi kelenjar getah bening mengalami pembesaran karena adanya reaksi terhadap sel imun yang diperoleh dari kelenjar getah bening untuk melawan zat yang mengancam tubuh. Semua orang dengan usia berapa pun bisa mengalami masalah ini. Namun biasanya perempuan menjadi pengidap yang sering mengalaminya.

Gejala Pembengkakan Kelenjar Getah Bening


Gejala pembengkakan kelenjar getah bening biasanya memunculkan beberapa kondisi:
  1. Batuk dan pilek
  2. Berat badan turun dan merasa lemas
  3. Berkeringat pada malam hari
  4. Demam
  5. Kulit yang memerah dan bengkak
  6. Menggigil dan berkeringat saat malam hari
  7. Nafsu makan menghilang
  8. Radang dan sakit tenggorokan
  9. Nyeri saat menekan kelenjar yang mengalami pembengkakan
Selain mengalami gejala kelenjar getah bening di atas bila kamu merasakan kondisi seperti di bawah ini sebaiknya segera temui dokter apabila pembengkakan kelenjar getah bening yang dialami menunjukkan:
  1. Benjolan bertambah besar, tak kunjung membaik, bahkan menyebar ke bagian tubuh yang lain lebih dari 2 minggu
  2. Benjolan bertekstur keras dan tidak bergerak saat kamu menyentuh atau menggoyangkannya
  3. Berat badan terus menurun dengan sendirinya
  4. Demam yang tidak kunjung hilang
  5. Pembengkakan kelenjar getah bening membuat kamu kesulitan bernapas atau menelan
  6. Radang tenggorokan yang tidak kunjung membaik
 
 
 
 

Cara Mengobati Pembengkakan Kelenjar Getah Bening


Normalnya, bila pembengkakan kelenjar getah bening yang tidak terlalu parah pasti akan mengecil sendiri bila penyakit dan infeksi tersebut diobati dan akan sembuh sekitar satu minggu setelah infeksinya sembuh. Kamu bisa melakukan pengobatan di rumah. Namun jika sudah terlalu parah perlu dilakukan pengobatan medis dengan dokter ahli.

Pengobatan di Rumah yang Bisa Dilakukan


Pengobatan pembengkakan kelenjar getah bening yang belum terlalu parah bisa dilakukan di rumah dengan mengkombinasikan gaya hidup dan pengobatan di rumah. Beberapa caranya, yakni:
  1. Istirahat yang cukup
  2. Jangan memberikan aspirin pada anak karena memicu anak mengalami Reye’s syndrome (suatu kondisi serius yang berisiko menyebabkan pembengkakan pada otak maupun hati)
  3. Berkumur menggunakan air garam hangat selama 20 detik. Bila pembengkakan kelenjar terjadi pada area sekitar telinga, kepala, leher, atau rahang. Ulangi cara ini sebanyak tiga sampai lima kali dalam 1 hari
  4. Memakai penawar rasa sakit seperti ibuprofen atau nonsteroidal anti-inflammatory drugs
  5. Pada bagian yang bengkak kompres dengan air hangat
Sementara untuk kondisi pembengkakan kelenjar getah bening yang sudah parah diperlukan pengobatan medis. Biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik atau antiviral. Ini merupakan obat-obatan yang bisa meredakan pembengkakan yang disebabkan karena pengaruh infeksi bakteri. Sementara jika pembengkakan kelenjar getah bening merupakan bagian dari penyakit kanker, maka kamu perlu menjalani perawatan kanker seperti kemoterapi, terapi radiasi, atau operasi.

Semoga informasi terkait gejala pembengkakan kelenjar getah bening di atas bisa membantu kamu memahami tentang penyakit ini. Baiknya perlu juga dengan melindungi diri dengan asuransi kesehatan seperti AXA Cancer & Save.

Keuntungan dari asuransi ini adalah adanya uang pertanggungan Rp250.000.000 jika didiagnosa atau meninggal dunia karena kanker. Selain itu, ada keuntungan pengembalian premi 25% dari total premi 36 bulan dari tahun pertama hingga tahun ke-3 bila tidak ada klaim dan kondisi polis aktif. Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam soal asuransi  AXA Cancer & Save  atau asuransi lainnya silakan kunjungi AXA Direct.
tags: tips,seo

Inspirasi Terkait
Yuk, Ikutan Promo Agustusan AXA Direct Bebas Pilih!
Yuk, Ikutan Promo Agustusan AXA Direct Bebas Pilih!
12 Agustus 2019   Lifestyle
17 Agustus diperingati sebagai hari kemerdekaan Indonesia yang selalu dirayakan setiap tahunnya. Berbagai kegiatan pun dilakukan untuk menyambut hari nasional tersebut. Tidak hanya mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan saja namun, kita telah diajarkan untuk menghargai serta menjaga kemerdekaan
Baca Selengkapnya
Tips dan Trik Memilih Sapi Qurban yang Baik Jelang Idul Adha
Tips dan Trik Memilih Sapi Qurban yang Baik Jelang Idul Adha
12 Agustus 2019   Lifestyle
Bulan ini seluruh umat muslim bersiap untuk merayakan hari raya Qurban atau Idul Adha 1440 H yang jatuh pada tanggal 11 Agustus 2019 ini. Bagi kamu yang mampu disarankan untuk melakukan Qurban. Jika kamu berencana untuk ber-Qurban sapi, tentunya perlu mengetahui apa saja yang harus diperhatikan dala
Baca Selengkapnya
Tertarik Menjadi Youtuber? Ketahui Terlebih Dahulu Penghasilannya Berikut Ini!
Tertarik Menjadi Youtuber? Ketahui Terlebih Dahulu Penghasilannya Berikut Ini!
12 Agustus 2019   Lifestyle
Memiliki profesi sebagai youtuber telah menarik banyak minat generasi milenial dan generasi Z saat ini. Hampir semua orang ingin mempunyai profesi tersebut, karena memiliki banyak keuntungan. Salah satunya kerja santai dengan penghasilan yang menjanjikan. Namun, ada fakta yang masih belum diketahui
Baca Selengkapnya
Berita Terkini

AXA Indonesia

Mohon tunggu...