27 Juli 2017   Lifestyle

Kaya dan Terkenal, Kenapa Masih Terjerat Depresi?

Setiap tahun ada saja yang memilih untuk mengakhiri hidup karena depresi berat yang dialaminya. Banyak contohnya, sejumlah artis Indonesia hingga dunia memilih untuk mengakhiri hidupnya walaupun terkenal dan bergelimang harta. Padahal biasanya orang stress karena enggak punya duit, kan? Walaupun rasanya tidak masuk akal, ada penjelasan kenapa yang kaya dan terkenal tetap terserang depresi.

1. Toxic Success         
Istilah ini diperkenalkan oleh Dr. Paul Pearsall, yaitu kesuksesan yang beracun. Mereka yang terjerat depresi merasa jiwanya kosong meski dirinya dikelilingi penggemar.  Kenapa jiwanya kosong padahal ia memiliki kehidupan yang banyak didambakan orang? Karena ia kehilangan arah hidup, merasa sendiri, seperti anak ayam kehilangan induk. Lama kelamaan rasa frustasi ini berkembang menjadi depresi hingga menyebabkannya selalu mengurung diri hingga keinginan bunuh diri.

2. Akibat Narkoba dan Alkohol
Karena kehilangan arah, biasanya orang depresi mencari pelarian pada sesuatu yang bisa membuatnya tenang seperti obat-obatan dan alkohol. Masalahnya, efek tenang ini bersifat sementara sehingga semakin lama mereka menjadi ketergantungan.  Ketergantungan inilah yang membuat rasa frustasi semakin parah karena yang ada di pikiran mereka hanyalah mengonsumsi narkoba dan alkohol bagaimanapun caranya.

3. Takut Akan Kegagalan
Kaya dan sukses tidak menjamin hubungan langgeng dengan orang-orang disekelilingmu. Setidaknya ini yang bisa kita ambil dari berbagai kasus putus cinta dan perceraian orang-orang terkenal. Berwajah rupawan, iya. Harta kekayaan, segunung. Apalagi yang dicari? Tetapi begitulah kenyataannya. Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Mereka tidak mengira kekayaan dan ketenaran yang mereka miliki tidak menghalangi mereka dari rasa sepi dan kegagalan dalam menjalin hubungan. Akhirnya timbulah rasa frustasi yang berujung depresi. Tanpa kamu sadari, bisa saja idolamu justru mendambakan kehidupan orang biasa yang jauh dari sergapan lampu kilat.

Apa yang bisa kita simpulkan dari bacaan di atas? Kekayaan dan ketenaran bukanlah tola ukur ketenangan jiwa, karena data memperlihatkan warga Jogjakarta adalah warga paling bahagia di Indonesia meskipun ketimpangan ekonominya paling buruk.

Depresi bisa disembuhkan asal ada kemauan yang kuat dari penderita dan dukungan penuh dari orang-orang disekelilingnya. Yang terpenting, kita harus menanamkan pikiran bahwa kita tidak hidup di dunia ini dengan sia-sia, pasti ada suatu tujuan, yaitu bermanfaat untuk orang lain walaupun hanya berbentuk kebaikan sekecil apapun.
 
 
asuransi kesehatan

Inspirasi Terkait
Libur Lebaran 2021, Ini Inspirasi Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan dengan Keluarga
Libur Lebaran 2021, Ini Inspirasi Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan dengan Keluarga
16 April 2021   Lifestyle
Pemerintah resmi melarang kegiatan mudik Lebaran 2021. Tapi jangan khawatir, pasti ada aktivitas yang bisa kamu lakukan di rumah bersama keluarga. Simak inspirasinya di sini yuk.
Baca Selengkapnya
Apa Itu Polis Asuransi, dan Bagaimana Cara Memilih Polis yang Tepat?
Apa Itu Polis Asuransi, dan Bagaimana Cara Memilih Polis yang Tepat?
16 April 2021   Lifestyle
Sebelum memilih produk asuransi yang paling tepat bagi kamu, tentunya ada beberapa tahapan yang perlu kamu lakukan terlebih dulu. Simak di sini, yuk!
Baca Selengkapnya
Hobi Nonton? Ini Daftar Film yang Sadarkan Kamu Pentingnya Asuransi
Hobi Nonton? Ini Daftar Film yang Sadarkan Kamu Pentingnya Asuransi
16 April 2021   Lifestyle
Dari sekian banyaknya judul film, ada beberapa judul film di sini yang dapat menyadarkan kamu betapa pentingnya asuransi untuk melindungi diri dari risiko kejadian tak terduga. Apa saja? Simak lebih lanjut, yuk!
Baca Selengkapnya
Beli Asuransi Kesehatan Online Disini
Mohon tunggu...