12 Mei 2020   Kesehatan

Jenis-Jenis Penyakit Jantung dan Penyebabnya

Kamu pasti tahu, penyakit jantung merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Penyakit ini mengacu pada masalah dan kelainan bentuk pada jantung itu sendiri, seperti aritmia, kardiomiopati, endokarditis, penyakit jantung koroner, gagal jantung, kebocoran katup jantung, dan sebagainya. Untuk mengantisipasi masalah ini, sebaiknya kamu mulai mewaspadai berbagai faktor penyebab penyakit jantung ini. 
Penyebab utama terjadinya serangan jantung adalah tersumbatnya pembuluh darah yang mensuplai makanan ke otot jantung yang dikenal dengan nama pembuluh darah koroner. Sumbatan ini bisa macam-macam, seperti plak, sobekan dinding jantung, tumpukan lemak atau kolesterol, bekuan darah, dan lain-lain. Dan ternyata, penyebab penyakit jantung sangat bervariasi, mulai dari masalah pada pembuluh darah jantung, irama jantung, hingga bawaan lahir. Berikut ini apa saja penyebab penyakit jantung berdasarkan jenisnya.
 

Jenis Penyakit Jantung dan Penyebabnya

Penyakit jantung bawaan

Penyakit jantung bawaan adalah kelainan pada bentuk dan fungsi jantung yang terjadi sejak lahir. Kelainan dapat terletak pada katup jantung, dinding jantung, atau di pembuluh darah. Contoh penyakit jantung bawaan adalah VSDpatent ductus arteriosus dan tetralogy of Fallot. Penyakit jantung bawaan terjadi akibat gangguan pada proses perkembangan jantung saat bayi masih di dalam kandungan.

Penyakit jantung koroner

Penyakit jantung koroner terjadi ketika jantung tidak cukup mendapatkan darah yang kaya akan oksigen dan nutrisi. Kondisi ini disebabkan oleh penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah jantung atau arteri koroner. Jenis penyakit jantung ini paling sering diderita. Oleh karena itu, kita perlu menerapkan pola hidup sehat dan menyiapkan asuransi penyakit kritis yang bisa memberikan santunan biaya pengobatan penyakit jantung.
 
Asuransi penyakit jantung dan stoke ada di banner ini!


Gangguan irama jantung

Gangguan irama jantung atau aritmia adalah irama jantung yang tidak normal. Aritmia terjadi ketika impuls listrik yang mengatur irama jantung tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, jantung dapat berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan. Contoh aritmia adalah fibrilasi atrium.

Kardiomiopati

Penyakit jantung juga dapat disebabkan oleh kardiomiopati, yaitu kondisi otot jantung yang tidak cukup kuat untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Kardiomiopati sangat berbahaya, karena dapat memicu gagal jantung hingga henti jantung mendadak.

Infeksi jantung

Penyakit jantung juga dapat disebabkan oleh infeksi atau peradangan pada lapisan dalam jantung (endokardium), otot jantung (miokardium), atau pada membran yang melapisi jantung (perikardium). Beberapa contoh penyakit jantung akibat infeksi adalah endokarditis, miokarditis, dan perikarditis. Infeksi jantung dapat disebabkan oleh virus, bakteri, parasit, atau jamur. Pemicu penyakit ini juga bervariasi, di antaranya AIDS, gagal ginjal, lupus, atau cedera pada jantung akibat kecelakaan.

Penyakit katup jantung

Sebagaimana namanya, penyakit katup jantung ditandai dengan kerusakan pada katup jantung. Kerusakan katup jantung dapat disebabkan oleh penyempitan (stenosis) atau kebocoran (insufisiensi atau regurgitasi). Penyakit katup jantung dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti demam rematik, endokarditis yang disebabkan oleh infeksi, gangguan pada jaringan ikat, atau kelainan sejak lahir.
 

Faktor Penyebab Penyakit Jantung

Ada baiknya kamu pahami terlebih dahulu faktor penyebab penyakit jantung agar kamu dapat menurunkan risiko terkena penyakit ini.

- Tekanan darah tinggi
- Kadar kolesterol tinggi
- Diabetes
- Obesitas
- Usia
- Riwayat keluarga
- Makan makanan tidak sehat
- Jarang bergerak atau berolahraga
- Minum terlalu banyak alkohol
- Merokok 
- Depresi 


Baca Juga: 6 Makanan Sehat untuk Jantung yang Wajib Dikonsumsi
 
Jika kamu memiliki salah satu atau lebih dari faktor-faktor di atas, sebaiknya mulai menjalani pola hidup sehat yang dapat membantu mengurangi risiko dan mencegah terjadinya penyakit jantung. Selain itu, lakukan juga pemeriksaan kesehatan berkala pada dokter, seperti tes gula darah, kolesterol, dan tekanan darah secara rutin untuk mengontrolnya dengan baik sehingga dapat terhindar dari penyakit jantung.

Sumber: halodoc.com
 
 
asuransi penyakit kritis

Inspirasi Terkait
Program Kerjasama AXA Financial Indonesia x Good Doctor: VIP Health Club
Program Kerjasama AXA Financial Indonesia x Good Doctor: VIP Health Club
02 Maret 2021   Kesehatan
Program Kerjasama AXA Financial Indonesia x Good Doctor: VIP Health Club
Baca Selengkapnya
AXA Health Teleconsultation
AXA Health Teleconsultation
02 Maret 2021   Kesehatan
AXA Health Teleconsultation
Baca Selengkapnya
Peluang Menjadi Agen Asuransi di Usia Muda, Tertarik Coba?
Peluang Menjadi Agen Asuransi di Usia Muda, Tertarik Coba?
05 Februari 2021   Finansial
Peluang Menjadi Agen Asuransi di Usia Muda, Tertarik Coba?
Baca Selengkapnya
Beli Asuransi Kesehatan Online Disini
Mohon tunggu...