15 Oktober 2018   Kesehatan

Jangan Salah! Ketahui Olahraga untuk Anak Sesuai Usianya

Kebiasaan olahraga harus dipupuk sejak di sini. Aktivitas fisik yang menyehatkan ini berperan penting dalam tahap pertumbuhan dan kemampuan motorik serta ototnya. Apa saja olahraga untuk anak yang sesuai dengan usianya? Yuk, simak ulasannya berikut ini:


Usia 0-5 Tahun

Umur pertama di mana anak-anak akan memulai aktivitas fisik yang satu ini adalah ketika mereka berusia 5 tahun. Tidak menutup kemungkinan pula mereka yang berada di bawah usia ini bisa melakukan beragam olahraga seperti sepak bola atau basket. Tujuan dari olahraga ini tidak untuk berkompetisi tapi bermain.

Tapi sebelumnya, ada baiknya jika anak-anak diajarkan hal-hal dasar dari olahraga terlebih dahulu. Beberapa di antaranya adalah berendam di kolam atau di bath up sebelum berenang di kolam renang. Selalu pastikan mereka diawasi selama ketika bermain air.


Usia 6-8 Tahun

Pada usia 6 hingga 8 tahun, si kecil sudah mulai matang dalam melakukan aktivitas olahraga. Kemampuan menendang dan memasukkan bolanya juga sudah semakin benar. Adapun olahraga lain yang bisa dijadikan pilihan, yakni gimnastik dan bersepeda.

Tidak menutup kemungkinan, anak-anak di usia seperti ini juga melakukan olahraga lain yang berbeda. Pasalnya, setiap aktivitas fisik ini akan memengaruhi pertumbuhannya serta proses tumbuh kembangnya. Jika si kecil mengalami luka-luka ringan selama berolahgara, kamu tidak usah khawatir sebab hal ini akan membantunya mengatasi rasa sakitnya dengan baik.


Usia 9-11 Tahun

Salah satu perkembangan tubuh yang terjadi di antara usia 9 sampai 11 tahun yakni koordinasi mata dan tangan yang semakin matang. Maka dari itu, kemampuan melempar dan menendang bola seorang anak pun akan semakin akurat. Berbagai olahraga lain seperti golf atau tenis pun tidak ada salahnya untuk diajarkan.

Apabila di usia-usia sebelumnya, si kecil hanya berolahraga untuk bermain, saat ini mengikutkan anak-anak dalam olahraga yang bertujuan untuk lomba pun telah aman untuk dilakukan. Sebagai contoh, lomba lari dan lain-lain. Selain untuk mendapatkan tubuh yang bugar, olahraga tersebut juga akan membentuk jiwa kompetisinya.


Usia 12-14 Tahun

Hilangnya ketertarikan terhadap olahraga yang memiliki struktur atau peraturan tertentu merupakan ciri-ciri seorang anak yang berumur 12-14 tahun.  Mereka yang telah berusia 12 tahun cenderung berpindah kesukaannya ke olahraga yang memerlukan kekuatan otot. Sayangnya, olahraga dengan kekuatan otot ini belum terlalu cocok bagi mereka yang belum memasuki masa pubertas.

Adapun olahraga-olahraga ringan yang dapat melatih kekuatan ototnya dengan lebih sehat dan aman yaitu push up, sit up, serta squat jump. Selalu perhatikan aktivitas anak dalam berolahraga sebab jangan sampai dia mengangkat beban yang dapat menyebabkan risiko cedera.
 

Usia 15 Tahun ke Atas

Nah, ketika si kecil telah melewati masa pubertas, beragam aktivitas fisik seperti latihan angkat beban pun telah dapat dilakukannya. Justru, sebagai orang tua kamu harus mendorongnya untuk melakukan aktivitas ini.

Tidak hanya itu, olahraga untuk anak-anak di usia 15 tahun ke atas juga sudah dapat mengikuti lomba lari maraton. Yang jelas, selalu penuhi kebutuhan nnutrisi dan hidrasinya setiap hari. Semua hal ini akan menghindarkannya dari berbagai macam gangguan kesehatan yang dapat terjadi.

Untuk menghindarkan anak-anak dari rasa malas berolahraga, sebagai orang tua kamu sebaiknya memberikan contoh kepada mereka sejak dini. Keadaan ini akan memumpuk keinginannya untuk terus beraktivitas fisik.
 
asuransi kesehatan
 

Inspirasi Terkait
Tips Merapikan Rumah Sekali Seumur Hidup Ala Marie Kondo
Tips Merapikan Rumah Sekali Seumur Hidup Ala Marie Kondo
30 September 2021   Lifestyle
“Bereskan rumah sekali, dan Anda tidak perlu membereskannya lagi.” Pernyataan di atas keluar dari seorang pelopor teknik membereskan rumah bernama Marie Kondo. Tekniknya sendiri ia namanya KonMari. Apa yang membuat tekniknya begitu populer hingga seluruh dunia? Ternyata ia mengibaratkan memberes
Baca Selengkapnya
Tips Menjaga Kesehatan Jantung Walaupun Hanya di Rumah Saja
Tips Menjaga Kesehatan Jantung Walaupun Hanya di Rumah Saja
30 September 2021   Kesehatan
Jarang keluar rumah bisa membuat orang-orang memiliki gaya hidup yang kurang aktif, apalagi saat ini masih pandemi yang membuat sebagian masyarakat bekerja dari rumah. Jangan terlena, walau di rumah saja mengurangi risiko terkena virus, ada penyakit lain yang siap mengintai jika kamu malas bergerak
Baca Selengkapnya
Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Sekolah Tatap Muka
Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Sekolah Tatap Muka
30 September 2021   Kesehatan
Dengan dimulainya kembali sekolah tatap muka di DKI Jakarta pada akhir Agustus 2021, muncul reaksi beragam dari para orang tua. Walaupun ada rasa khawatir mengenai kesehatan anak, tak sedikit pula yang menyambut antusias sekolah tatap muka karena dapat kembali belajar seperti biasa.
Baca Selengkapnya
Beli Asuransi Kesehatan Online Disini
Mohon tunggu...