02 Juni 2021   Kesehatan

Hari Tanpa Tembakau Sedunia dan Komitmen untuk Berhenti Merokok

Hari Tanpa Tembakau Sedunia dan Komitmen untuk Berhenti Merokok
 
Wajar jika ada yang belum tahu bahwa tanggal 31 Mei adalah Hari Tanpa Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day (WNTD), karena sebenarnya ini bukan perayaan, namun lebih kepada upaya meningkatkan kesadaran terhadap risiko merokok.  Mengapa sampai dijadikan satu hari khusus?

Ternyata Hari Tanpa Tembakau Sedunia adalah salah satu dari delapan rangkaian hari kesehatan masyarakat global yang ditandai oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).  Awal tercetusnya peringatan ini yakni pada tahun 1987, melihat dampak penyakit dan kematian yang disebabkan oleh penggunaan tembakau dan nikotin dimana saat itu lebih dari dua juta kematian dini di seluruh dunia setiap tahunnya.

Diharapkan dengan adanya Hari Tanpa Tembakau Sedunia, publik mendapat informasi yang tepat mengenai risiko penggunaan tembakau, praktik bisnis perusahaan tembakau, apa yang dilakukan WHO untuk mengatasi epidemi tembakau, dan apa yang dapat dilakukan masyarakat global untuk mengklaim hak mereka atas kesehatan serta misi melindungi generasi masa depan.

Hari Tanpa Tembakau Sedunia pertama kali diinisiasi oleh negara-negara anggota WHO pada 1987.  Kemudian pada tahun berikutnya, 1988, WHO mengesahkan Resolusi WHA42.19 yang menyerukan bahwa peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 31 Mei. 

Setiap tahun peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia memiliki tema yang berbeda-beda, tahun 2021 ini tema globalnya adalah Commit to Quit atau Berkomitmen untuk Berhenti.  Di Indonesia, Kementerian Kesehatan membuat turunan kampanye menggunakan tagline #BeraniBerhenti.  Tujuannya agar himbauan ini lebih mudah diterima terutama bagi generasi muda yang lebih akrab dengan media sosial.

Selain itu dengan pandemi Covid-19 yang masih terjadi, kampanye ini merupakan momen tepat untuk menggerakkan seluruh masyarakat di Indonesia untuk berani berhenti merokok.  Hal ini karena perokok memiliki risiko lebih besar mengalami gejala Covid-19 yang parah karena kondisi paru-paru menurun.
Berdasarkan info dari laman resmi Kementerian Kesehatan, setiap tahun 8 juta perokok meninggal akibat penyakit yang disebabkan oleh tembakau.  Tembakau juga menyebabkan 20 jenis kanker, dapat menyebabkan stroke, serta penyakit jantung.

Membiasakan diri untuk memulai suatu perubahan memang tidak pernah mudah namun hasilnya akan sepadan.  Dengan berhenti merokok, tidak hanya memberi dampak positif pada kesehatan diri sendiri tetapi juga lingkungan sekitarnya.  Selain itu uang yang biasa digunakan merokok bisa ditabung, berinvestasi, dan membeli hal-hal yang lebih bermanfaat. 

Nah, apakah kamu sudah siap untuk berkomitmen untuk berhenti?
 
Sumber: tirto dan promkes kemkes
 
asuransi penyakit kritis

Inspirasi Terkait
Tips Menyediakan Dana Darurat Saat Pandemi
Tips Menyediakan Dana Darurat Saat Pandemi
19 Juli 2021   Finansial
Pandemi telah memberi dampak tidak hanya pada kesehatan, tetapi juga ekonomi negara maupun masyarakatnya.
Baca Selengkapnya
Tips Mengatur Keuangan Saat Pandemi
Tips Mengatur Keuangan Saat Pandemi
19 Juli 2021   Finansial
Masa pandemi adalah masa penuh ketidakpastian, termasuk dampaknya dirasakan pada berkurangnya sumber pemasukan atau bahkan hilang sama sekali.
Baca Selengkapnya
Netflix Hingga HBO Go, Ini Pilihan Streaming Film Berbayar Paling Hits
Netflix Hingga HBO Go, Ini Pilihan Streaming Film Berbayar Paling Hits
19 Juli 2021   Kesehatan
Salah satu hiburan yang paling dicari saat di rumah adalah tontonan menarik, apalagi saat ini sudah banyak pilihan streaming film berbayar yang memberikan berbagai film dan serial favorit.
Baca Selengkapnya
Beli Asuransi Kesehatan Online Disini
Mohon tunggu...