Teknologi

Do’s And Don'ts Untuk Rumah yang Lebih Ramah Bayi

Melindungi keluarga di rumah memang sudah menjadi kewajiban setiap orang tua. Terlebih lagi untuk kamu yang memiliki bayi atau balita. Anak-anak usia tersebut masih senang mengekplorasi barang-barang yang ada di sekitar mereka. Itulah mengapa sebagai orang tua sangat disarankan untuk menjaga lingkungan rumah dan barang-barang di rumah.

Itulah mengapa Moms and Dads harus bekerja sama untuk menjadikan rumah sebagai tempat berlindung setiap anggota keluarga. Nah, berikut ini tips untuk orang tua baru agar bisa membuat rumah jadi ramah bayi. Cari tahu, yuk! 

Pastikan pintu kamar mandi selalu tertutup rapat
Kamar mandi adalah area yang bisa membuat cedera bisa terjadi. Bahkan anak-anak pun bisa tenggelam dalam jumlah air yang kecil. Anak-anak memang sangat tertarik bermain di kamar mandi dan membuka lemari yang biasanya dilengkapi dengan pembersih atau obat-obatan. Apapun alasannya memang sebaiknya buat kamar mandi dan bayi selalu aman.
 
Atur suhu pemanas air yang ada di kamar mandi
Jika kamu punya pemanas air di kamar mandi, atur suhunya kurang dari 49 derajat Celcius. Di usia 15 bulan, anak-anak lebih suka bermain dengan kenop atau memutar benda. Kasus seperti ini jangan pernah dianggap remeh, karena Komisi Keamanan Produk Konsumen di Amerika Serikat mengatakan bahwa korban luka hingga tewas di bak mandi melibatkan orang tua dan anak-anak di bawah usia 5 tahun.
 
Boks bayi juga harus selalu aman
Biasanya orang tua akan memberikan bantal atau barang-barang lain sebagai pembatas. Nyatanya tidak demikian, bayi tidak membutuhkan hal tersebut. American Academy of Pediatrics mengatakan bahwa tidak boleh ada barang-barang di dalam atau di dekat tempat tidur bayi.

Yang perlu orang tua harus perhatikan adalah ketinggian kasur, boks bayi, atau kereta bayi. Saat bayi baru lahir, tak masalah jika menggunakan kasur yang tinggi. Namun, ketika ia mulai tumbuh dan banyak bergerak lebih baik ganti ke kasur yang lebih rendah.

Awasi benda-benda di sekitar rumah
Menginjak usia 9 bulan, bayi akan lebih sering menyentuh perabotan yang membuat mereka penasaran. Saat ini orang tua sebaiknya mengganti letak perabotan berat seperti TV, pot, atau lampu ke posisi yang jauh dari jangkauan anak.

Listrik juga harus diperhatikan
Di usia 15 bulan, bayi mulai tertarik memasukkan sesuatu ke dalam soket listrik. Hal yang harus dilakukan adalah memberikan penutup colokan listrik yang pas dan sulit dibuka oleh jari kecilnya.

Jendela rumah
Tak masalah jika memasang tirai di jendela rumah untuk melindungi keluarga dari paparan sinar matahari. Usahakan tirai yang dipasang cukup aman dengan keadaan terikat kecuali pada malam hari.  Ini karena telah banyak bayi meninggal terlilit tirai. 

Pasang pintu atau pagar pembatas
Pasang pintu atau pagar pembatas khususnya di area tangga. Ketika bayi sudah mulai merangkak atau berjalan, tangga akan menjadi sasaran empuk bagi mereka.

Hewan peliharaan
Orang tua tetap perlu hati-hati terhadap hewan peliharaan walaupun menurutmu sudah jinak.  Akhir-akhir ini sering terjadi kasus hewan peliharaan melukai majikannya, khususnya anak-anak.  Buatkan kandang sendiri dan minta anak-anak untuk tidak bermain dengan hewan tersebut saat kamu harus meninggalkan mereka sebentar. Kamu juga bisa untuk sementara menitipkan hewan peliharaan yang berpotensi melukai dan menggantinya dengan hewan peliharaan lain yang lebih jinak seperti ikan, kura-kura, atau kelinci.

Article by Breaktime

Berita Terkini

AXA Indonesia

Inspirasi Terkait

Mohon tunggu...