Ketahui Apa Saja Penyebab Penyakit Kanker Serviks dan Cara Mencegahnya

Sebagai perempuan, rahim merupakan aset terbesar yang wajib dijaga kesehatannya. Sebab rahim akan menjadi tempat kamu menghasilkan keturunan setelah menikah nanti. Salah satu upaya menjaga kesehatan rahim adalah dengan mencegah datangnya penyakit seperti kanker serviks. kamu pernah mendengarnya?

Ya, kanker serviks merupakan kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Semua wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks. Tapi, penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang telah aktif secara seksual.

Apa Penyebab Penyakit Kanker Serviks?

Penyebab penyakit kanker serviks yang utama adalah human papilloma virus (HPV) tipe 16 dan 18. Virus dari penyebab penyakit kanker serviks ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Biasanya, penularan virus ini terjadi saat berhubungan seksual dengan orang yang terjangkit HPV atau penggunaan toilet umum yang tidak higienis.

Kedua jenis HPV 16 dan 18 inilah yang menjadi 70 persen penyebab penyakit kanker serviks di dunia. Banyak wanita tidak menyadari telah terinfeksi, karena kedua jenis JPV tersebut sering kali tidak menimbulkan gejala. Maka dari itu pula, kanker serviks dijuluki sebagai “The Silent Killer”.

Berikut Cara Cegah Kanker Serviks 

Di tahun 2014, World Health Organization (WHO) menyatakan terdapat lebih dari 92 ribu kasus kematian yang disebabkan oleh penyakit kanker. Sebesar 10,3 persennya merupakan jumlah kematian akibat kanker serviks. Walau begitu, kanker serviks tak perlu dijadikan momok yang ditakuti, melainkan dicegah dengan cara  yang tepat berikut ini:
  1. Rutin Pap Smear
Selain mengetahui penyebab penyakit kanker serviks, cegah juga virusnya dengan rutin mengambil tes screening yang juga dikenal dengan sebutan pap smear. Pap smear berguna untuk mendeteksi jika ada sel-sel abnormal yang berpotensi berubah menjadi sel kanker. Saat melakukan pap smear, sampel sel diambil dari leher rahim dan diperiksa di bawah mikroskop. Pemeriksaan pap smear yang dianjurkan oleh dokter adalah setahun sekali setelah kamu aktif berhubungan seksual.
 
  1. Menindaklanjuti Hasil Pap Smear
Hasil pap smear biasanya terdiri dari dua kemungkinan, yakni “ditemukan sel abnormal” atau “tidak ditemukan sel abnormal”. Jika hasil pap smear kamu menunjukkan adanya sel abnormal, biasanya dokter akan memberi saran berupa tindakan yang sesuai. Tidak perlu takut, justru ditindak lebih cepat akan lebih baik.
 
  1. Setia Pada Satu “Partner”
Selain kedua hal di atas, cobalah untuk  berperilaku seks yang lebih sehat dengan setia pada satu “partner”. Penelitian telah menunjukkan wanita yang memiliki banyak pasangan akan meningkatkan risiko terkena kanker serviks. Sebab dengan berganti-ganti pasangan, wanita akan lebih rentan tertular HPV.
 
  1. Mulai Gaya Hidup Sehat
Pola makan dan gaya hidup sangat mempeharuhi kesehatan, tak terkecuali saat berusaha mencegah penyakit kanker serviks. Hindari konsumsi makanan cepat saji secara berlebih, minuman beralkohol, dan rokok. Mulail lah gaya hidup sehat ini dengan juga berolahraga minimal 2 kali dalam seminggu.
 
  1. Vaksinasi HPV
Cara mencegah kanker serviks yang tepat dapat dilakukan pula dengan vaksinasi HPV. Vaksinasi dapat dilakukan pada perempuan usia 10-55 tahun dengan jadwal suntikan sebanyak 3 kali, yaitu pada bulan 0, 1 dan 6. Vaksin HPV akan meningkatkan daya imun sehingga lebih resistan terhadap virus penyebab kanker serviks ini.
 
Jadikan kesehatan organ reproduksi prioritas utama kita semua. Itulah penjelasan mengenai penyebab penyakit kanker serviks dan cara mencegahnya yang paling tepat. Terakhir, jangan pernah takut memeriksakan diri kamu ke dokter kandungan jika sewaktu-waktu mengalami keluhan seperti keputihan berlebih atau siklus menstruasi yang tidak teratur.
Andalkan asuransi kesehatan dalam menjamin semua biaya tersebut, pilih AXA Financial Indonesia sebagai sahabat terbaik Anda untuk melawan segala penyakit!
Mohon tunggu...