13 September 2018   Kesehatan

Lima teknik untuk mengatasi trauma

187     0
Keadaan apapun yang tidak menyenangkan (misalnya gempa bumi, kebakaran, gunung meletus, kecelakaan) dapat menjadi menjadi penyebab trauma.  Trauma timbul karena akumulasi pengalaman emosional subjektif pada peristiwa traumatis tersebut.  Emosi yang timbul akibat trauma dapat berupa  kesedihan, ketakutan, kekecewaan, kemarahan hingga depresi.  Berbeda dengan memori (pengalaman baik atau buruk) yang selalu berubah-ubah sepanjang waktu, traumatik memori bersifat menetap dan statis, hal inilah yang akhirnya menyebabkan timbulnya ketakutan yang terus menerus, fobia, depresi ataupun gangguan fisik yang bersifat psikosomatik.

Peter Levine, PhD, dalam bukunya,”In An Unspoken Voice: How the Body Releases Trauma and Restores Goodness”, menyatakan bahwa gejala traumatis tidak disebabkan oleh kejadian itu sendiri.  Mereka muncul ketika sisa energi dari pengalam tersebut tidak dikeluarkan dari tubuh.  Energi ini tetap terjebak dalam sistem syaraf dan dapat menyebabkan masalah bagi tubuh dan pikiran kita.

Perasaan kuat yang ditimbulkan oleh trauma dapat menyebabkan perubahan perilaku secara ekstrim.  Gangguan tidur, mimpi buruk, ketakutan, perasaan tidak berdaya, menarik diri dari lingkungan sosial adalah gejala yang dirasakan oleh korban trauma.  Bila gejala ini terus berlangsung dalam beberapa minggu maka dikenal sebagai PTSD (Post Traumatic Stress Disorder).  Hingga saat ini pemahaman para ahli tentang trauma masih terbatas, namun demikian pada dasarnya telah dikenal lima teknik untuk mengatasi trauma:

1. Guided Imaginary

Guided imaginary atau yang sering dikenal juga dengan visualisasi adalah salah satu teknik untuk mengubah bayangan negatif menjadi pikiran dan bayangan positif.

2. Biodynamic Breathwork Trauma Release

Suatu metode untuk mengatasi trauma dengan mengintegrasikan teknik pernfasan dengan gerakan dan pelepasan emosi untuk mengatasi trauma.

3. Menari dan menggoyangkan tubuh

Menari terutama jenis dance yang dikenal dengan estatic chakra dance dapat membantu melepaskan ketegangan dan sisa energi yang terpendam.

4. Pernafasan Perut

Pernafasan perut atau yang lebih sering dikenal sebagai abdominal breathing adalah pernafasan yang mengutamakan gerakan pada otot diafragma rongga perut dan paru-paru.  Teknik pernafasan ini membantu proses relaksasi bersifat menenangkan.

5. Art terapy

Menggambar (melukis) ataupun menulis dapat digunakan untuk membantu melepaskan trauma.
 

Sumber:
http://www.breathwisdom.com/2018/08/19/lima-teknik-untuk-mengatasi-trauma/
https://www.inekemachdi.com/

Inspirasi Terkait
Penyakit Jantung: Penyakit Tidak Menular Paling Mematikan
Penyakit Jantung: Penyakit Tidak Menular Paling Mematikan
14 Februari 2019   Kesehatan
Penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia yaitu 17,5 juta orang di dunia meninggal.
Baca Selengkapnya
Tropis (yang Kadang) Sadis
Tropis (yang Kadang) Sadis
13 Februari 2019   Kesehatan
Sebagai negara tropis, Indonesia terkenal memiliki eksotisme yang luar biasa. Dimulai dari bentangan laut yang tegas berbaris rapi dari ujung timur ke barat, sampai rentetan gunung yang menjulang tinggi disemua kepulauannya.
Baca Selengkapnya
Fans Sejati Guns N’ Roses Perlu Tahu Sejarah Menarik Band Legendaris Ini
Fans Sejati Guns N’ Roses Perlu Tahu Sejarah Menarik Band Legendaris Ini
13 Nopember 2018   Kesehatan
Nama Guns N Roses sendiri berasal dari gabungan nama terakhir personel Guns N’ Roses sendiri, yaitu AXL Rose sang Vokalis dan Tracii Guns sang Lead Guitars. AXL dan Tracii merupakan anggota dari dua band yang berbeda. Sebelum mendirikan Guns N’ Roses atau GNR, AXL merupakan seorang vokalis dari Band
Baca Selengkapnya
Berita Terkini

AXA Indonesia

Mohon tunggu...