13 September 2018   Kesehatan

Lima teknik untuk mengatasi trauma

62     0
Keadaan apapun yang tidak menyenangkan (misalnya gempa bumi, kebakaran, gunung meletus, kecelakaan) dapat menjadi menjadi penyebab trauma.  Trauma timbul karena akumulasi pengalaman emosional subjektif pada peristiwa traumatis tersebut.  Emosi yang timbul akibat trauma dapat berupa  kesedihan, ketakutan, kekecewaan, kemarahan hingga depresi.  Berbeda dengan memori (pengalaman baik atau buruk) yang selalu berubah-ubah sepanjang waktu, traumatik memori bersifat menetap dan statis, hal inilah yang akhirnya menyebabkan timbulnya ketakutan yang terus menerus, fobia, depresi ataupun gangguan fisik yang bersifat psikosomatik.

Peter Levine, PhD, dalam bukunya,”In An Unspoken Voice: How the Body Releases Trauma and Restores Goodness”, menyatakan bahwa gejala traumatis tidak disebabkan oleh kejadian itu sendiri.  Mereka muncul ketika sisa energi dari pengalam tersebut tidak dikeluarkan dari tubuh.  Energi ini tetap terjebak dalam sistem syaraf dan dapat menyebabkan masalah bagi tubuh dan pikiran kita.

Perasaan kuat yang ditimbulkan oleh trauma dapat menyebabkan perubahan perilaku secara ekstrim.  Gangguan tidur, mimpi buruk, ketakutan, perasaan tidak berdaya, menarik diri dari lingkungan sosial adalah gejala yang dirasakan oleh korban trauma.  Bila gejala ini terus berlangsung dalam beberapa minggu maka dikenal sebagai PTSD (Post Traumatic Stress Disorder).  Hingga saat ini pemahaman para ahli tentang trauma masih terbatas, namun demikian pada dasarnya telah dikenal lima teknik untuk mengatasi trauma:

1. Guided Imaginary

Guided imaginary atau yang sering dikenal juga dengan visualisasi adalah salah satu teknik untuk mengubah bayangan negatif menjadi pikiran dan bayangan positif.

2. Biodynamic Breathwork Trauma Release

Suatu metode untuk mengatasi trauma dengan mengintegrasikan teknik pernfasan dengan gerakan dan pelepasan emosi untuk mengatasi trauma.

3. Menari dan menggoyangkan tubuh

Menari terutama jenis dance yang dikenal dengan estatic chakra dance dapat membantu melepaskan ketegangan dan sisa energi yang terpendam.

4. Pernafasan Perut

Pernafasan perut atau yang lebih sering dikenal sebagai abdominal breathing adalah pernafasan yang mengutamakan gerakan pada otot diafragma rongga perut dan paru-paru.  Teknik pernafasan ini membantu proses relaksasi bersifat menenangkan.

5. Art terapy

Menggambar (melukis) ataupun menulis dapat digunakan untuk membantu melepaskan trauma.
 

Sumber:
http://www.breathwisdom.com/2018/08/19/lima-teknik-untuk-mengatasi-trauma/
https://www.inekemachdi.com/

Inspirasi Terkait
Pahami Penyebab Detak Jantung Cepat dan Cara Mengatasinya
Pahami Penyebab Detak Jantung Cepat dan Cara Mengatasinya
21 September 2018   Kesehatan
Pernah merasakan jantung berdetak cepat secara tiba-tiba? Kamu patut waspada sebab bisa jadi kondisi tersebut merupakan gejala awal serangan jantung. Berubahnya irama jantung ini jelas saja membuat orang merasa tidak nyaman, cemas, dan khawatir.
Baca Selengkapnya
Patung GWK Akan Menjadi Tertinggi di Indonesia Lho, Kenapa Bisa?
Patung GWK Akan Menjadi Tertinggi di Indonesia Lho, Kenapa Bisa?
21 September 2018   Lifestyle
Kabar gembira bagi dunia pariwisata dan seni di Indonesia karena patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) telah berdiri. Jika selama ini patung hanya diperuntukkan sebagai karya seni, kali ini akan menjadi ikon yang merupakan daya tarik pariwisata.
Baca Selengkapnya
Mau Bulan Madu Murah? Ini 5 Destinasi Pilihannya
Mau Bulan Madu Murah? Ini 5 Destinasi Pilihannya
21 September 2018   Lifestyle
Bagi sebagian pasangan, bulan madu adalah kegiatan yang wajib dilaksanakan setelah pesta pernikahan selesai. Pilihan destinasi bulan madu pun sangat beragam, tergantung dari budget yang dipunya.
Baca Selengkapnya
Berita Terkini

AXA Indonesia

Mohon tunggu...