26 Nopember 2019   Kesehatan

Kenali 6 Bahaya Minum Kopi Berlebihan yang Perlu Dihindari

532     2
Kebanyakan orang bergantung pada kopi untuk meningkatkan konsentrasi. Tidak jarang sampai banyak yang mengabaikan bahaya minum kopi berlebihan. Bagi kamu yang sering dikejar deadline pekerjaan mungkin pernah seperti ini.
 
Tidak dipungkiri juga bahwa kopi memang bisa membantu kamu fokus dan termotivasi. Kopi pun dapat memperbaiki suasana hati dan mampu membuat kamu lebih senang bersosialisasi.
 
Namun begitu, rupanya ada beberapa efek yang tidak nyaman dari konsumsi kopi berlebih yang perlu kamu hindari. Apa saja bahaya minum kopi jika dikonsumsi berlebihan? Berikut ini beberapa jawabannya!
 

1. Rasa Cemas (Anxiety)

Kafein pada kopi bekerja dengan menghalangi pelepasan adenosin, zat kimia di otak yang membuat badan lelah. Pada saat yang sama, kafein juga meningkatkan zat adrenalin, membuat kita lebih fokus dan termotivasi bergerak serta menyelesaikan tugas.
 
Namun begitu, pada kadar konsumsi kafein yang tinggi, hal ini justru buruk karena meningkatkan rasa gugup dan cemas.
 
Menurut riset yang dilakukan oleh Lane JD dan rekan di jurnal Psychosomatic Medicine, kadar konsumsi kafein 300mg memang sama-sama mempengaruhi tingkat stres pada individu, baik yang rutin mengonsumsi kafein dan tidak.
 
Jika kamu memang sering merasa cemas, ada baiknya kamu memperhatikan konsumsi kafein dan kopi harianmu.
 

2. Insomnia

Di pagi hari, terutama di hari kerja, kamu pasti ingin langsung merasa segar, dan kopi memang dapat membantu dalam hal itu.
 
Rata-rata, kafein pada kopi memiliki efek selama enam jam. Namun begitu, efek yang dihasilkan terhadap setiap individu tetap berbeda-beda. Beberapa orang hanya mampu merasakan pengaruhnya selama satu setengah jam ketika yang lain bisa sampai sembilan jam.
 
Kamu sangat dianjurkan untuk memberikan jeda yang cukup antara waktu konsumsi kafein dan jam tidurmu, sesuai dengan kepekaan tubuh terhadap pengaruh kafein.
 

3. Masalah Pencernaan

Kopi memberikan efek pencahar kepada kebanyakan individu. Beberapa orang bahkan mengandalkan zat asam pada kopi untuk membantu mereka buang air besar.
 
Kafein pada kopi juga bisa membuat aktivitas peristaltik pada kerongkongan meningkat walaupun tidak ada makanan yang diproses, yang dapat mengakibatkan diare.
 
Kamu juga perlu lebih berhati-hati, terutama jika kamu cenderung punya masalah dengan lambung. Bahaya minum kopi yang satu ini perlu kamu hindari.
 
Walaupun studi menemukan bahwa kafein tidak menyebabkan penyakit maag atau gastritis, kombinasi antara zat asam dan kafein pada kopi dapat meningkatkan asam lambung pada mereka yang memiliki GERD (gastroesophageal reflux disease) atau penyakit asam lambung kronis.
 
Baca Juga: 5 Makanan yang Dapat Menyebabkan Gejala Asam Lambung Ini Perlu Dihindari
 

4. Cenderung ke Toilet

Selain dapat membantu proses pencahar dan membuat kamu buang air besar, rupanya kopi juga bisa membuatmu lebih sering buang air kecil.
 
Hal ini disebabkan karena kafein yang bersifat diuretik, yang mampu meningkatkan frekuensi aktivitas urinasi. Ditambah lagi, sifat ini yang juga mengakibatkan kamu mengeluarkan jumlah air pada tubuh dibandingkan banyaknya kopi yang kamu minum.
 
Kalau berniat minum kopi dalam jumlah yang banyak, pastikan kamu tetap banyak minum air putih dan juga punya akses ke toilet dengan mudah.
 

5. Tekanan Darah Tinggi

Pada tingkat konsumsi yang tinggi, kafein juga mampu meningkatkan tekanan darah pada tubuh, terlebih lagi kalau kamu jarang mengonsumsi kafein.
 
Sebenarnya, efek ini tidak akan mempengaruhi penyakit parah seperti serangan jantung atau stroke untuk kebanyakan individu. Ini dikarenakan pengaruhnya yang hanya bersifat sementara.
 
Namun begitu, kamu tetap perlu berhati-hati karena tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kepala pusing dan pening yang akan mempengaruhi kualitas hari kamu.
 

6. Ketergantungan

Studi yang diusung oleh Neglig A. untuk jurnal Neuroscience and Biobehavioral Reviews menyatakan bahwa kafein tidak menciptakan adiksi.
 
Akan tetapi, perlu disadari bahwa kafein tetap dapat membuat kamu ketergantungan terhadap benefitnya.
 
Ketika tubuhmu sudah biasa dengan efek kopi, kelenjar-kelenjar adrenal akan bergantung pada kafein serta menghasilkan dopamin, epinefrin-adrenalin, dan norepinefrin dalam jumlah yang lebih sedikit. Saat itulah kelenjar-kelenjar tersebut memberikan sinyal kepada tubuhmu untuk mengonsumsi kafein lebih banyak lagi.
 
Hal ini juga yang menyebabkan kamu lemas, pusing, bahkan sampai sakit kepala ketika tidak mengonsumsi kopi! Jadi, apa kamu masih ingin minum kopi?
 
Walaupun beberapa efek di atas memang terdengar fatal, perlu diingat bahwa keadaan tersebut merupakan bahaya minum kopi berlebihan. Dengan mengamati dan mengatur ulang jumlah takaran kopi dan kafein harianmu, kamu masih dapat menikmati menikmati kopi tanpa harus merasakan bahaya dan risikonya.
tags: tips,seo

Inspirasi Terkait
Selain Bisa Merusak Sendi, Ini 5 Bahaya Asam Urat Lainnya yang Perlu Diketahui!
Selain Bisa Merusak Sendi, Ini 5 Bahaya Asam Urat Lainnya yang Perlu Diketahui!
21 Januari 2020   Kesehatan
Ternyata, bahaya asam urat tidak hanya dapat merusak saraf pada sendi, lho! Simak bahaya lainnya bagi tubuh kamu berikut ini!
Baca Selengkapnya
Punya Hobi Berenang? Ternyata Ini 5 Manfaatnya Bagi Kesehatan, Lho!
Punya Hobi Berenang? Ternyata Ini 5 Manfaatnya Bagi Kesehatan, Lho!
21 Januari 2020   Kesehatan
Faktanya, berenang menawarkan manfaat kesehatan yang beragam. Penasaran dengan manfaat berenang bagi tubuh? Yuk, cek 5 manfaatnya berikut ini!
Baca Selengkapnya
Memiliki Riwayat Diabetes? Sebaiknya Kamu Hindari 5 Pantangan Ini
Memiliki Riwayat Diabetes? Sebaiknya Kamu Hindari 5 Pantangan Ini
21 Januari 2020   Kesehatan
Ada beragam makanan dan minuman pantangan diabetes yang perlu diperhatikan. Apa saja pantangan tersebut? Simak 5 di antaranya berikut ini!
Baca Selengkapnya
Mohon tunggu...